snatch away

Saking ketagihannya dia untuk mengambil bagian dalam keindahan yang indah ini, atas kesendiriannya, semua untuk diri sendiri, seolah-olah itu hanya ditemukan sendirian … hilang dalam kesendirian. Menyaksikan camar menumbuk, menumbuk, menumbuk sayap mereka sebagai seutas serat otot adalah untuk membentuk seluruh keberadaan mereka, berkontraksi dengan pengulangan yang mantap hanya dalam upaya sia-sia untuk mengangkat diri mereka melawan angin yang begitu kuat sehingga tidak bisa dikendalikan. Dia menemukan kemalasannya, dalam ketidakmampuannya untuk merasa nyaman duduk di sana tanpa melakukan apa pun. Mengagumi noda merah muda hari ini yang meleleh di cakrawala, bahwa dengan keberuntungan harus melahirkan hari esok lagi. Dia iri pada tawa yang terdengar jauh, mungkin di kepalanya, seandainya itu lahir dari kecerdasannya sendiri dan kecerdasannya begitu menular sehingga membawa ketenaran dan kemasyhuran, ini menjadi kebanggaannya. Hubris dalam pikirannya sendiri tidak tahan, dia bernafsu untuk kekaguman dan validasi orang lain. Mungkin hari lain. Pragmatis seperti itu, mengetahui angin akan membawa badai, dan burung camar akan berdebar hanya karena, pada saat ini, ketika cahaya memudar, dan dia melayang ke dalam kegelapan yang tidak diketahui di depan dia benar-benar sendirian, menikmati kenyamanan dalam pelipur lara yang disediakannya. .

Diterbitkan oleh innermean

Nama saya Alex Sima Karurukan, lahir di Tana Toraja, 28 Desember 1997. anak keketiga dari tiga bersaudara. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai PETANI dan sejak saya masih remaja saya memberanikan diri merantau meninggalkan Tanah kelahiran saya untuk mengejar pendidikan. Semasa kecil saya pernah hidup di ladang perkebunan bersama keluarga kecilku, setiap hari kami bersama ayah mengelola kebun untuk memenuhi kehidupan kami sekeluarga saat itu. Namun itu tidak pernah membuat semangat belajar saya turun. Justru karena itulah saya semakin giat belajar dan termotivasi meraih cita-cita. saat ini saya melanjutkan pendidikan di salah satu universitas di Yogyakarta. fb : alex sima buttu karurukan ig : alex_karurukan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: