Jogja bukan hanya sekedar persinggahan Dia adalah sebuah cinta, kenyamanan, dan kedamaian Jogja mengajariku damai dengan masa laluku Suatu ketika ku menginjakkan kakiku Dengan penuh kekosongan dan kesendirian Waktu demi waktu berusaha mengikuti alurku Yang sangat berarti dalam pedoman kehidupan Tanpa sadar pandangan dari sudut kota sangat bermakna dan menyentuh Nada gamelan yang memandu perjalanan memetik sebuah keinginan Ukiran batik yang begitu bermakna yang melekat disetiap perlakuan Prasasti yang melambangkan keistimewaan Pohon beringin alun-alun utara dan selatan yang berdampingan menyatu dalam makna tanda kesetiaan Begitupun dengan sapaan orang-orang yang menandakan kesukacitaan dan keteguhan
Nama saya Alex Sima Karurukan, lahir di Tana Toraja, 28 Desember 1997. anak keketiga dari tiga bersaudara. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai PETANI dan sejak saya masih remaja saya memberanikan diri merantau meninggalkan Tanah kelahiran saya untuk mengejar pendidikan.
Semasa kecil saya pernah hidup di ladang perkebunan bersama keluarga kecilku, setiap hari kami bersama ayah mengelola kebun untuk memenuhi kehidupan kami sekeluarga saat itu. Namun itu tidak pernah membuat semangat belajar saya turun. Justru karena itulah saya semakin giat belajar dan termotivasi meraih cita-cita. saat ini saya melanjutkan pendidikan di salah satu universitas di Yogyakarta.
fb : alex sima buttu karurukan
ig : alex_karurukan
Lihat lebih banyak pos